Diet Boleh Kenyang Kok...


Bismillah.. 


Aku kan selama ini berusaha atur pola makan ya kan, selain untuk menjaga supaya tekanan darah dan kadar gula darah tetap stabil, juga aku mau menurunkan berat badanku, alias diet.


Tapi, kalo pas habis makan, dan aku merasa kenyang, aku kok merasa bersalah ya, dan bertanya-tanya "apa pola makanku udah bener ya?"

Ada yang sama kayak aku gak


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Ternyata yang paling berat dalam perjalanan diet itu bukan hanya mengatur makanan, tapi mengelola pikiran dan perasaan terhadap makanan 🙏💛


Merasa bersalah saat kenyang atau habis makan adalah hal yang cukup sering dialami orang yang sedang diet.


Kadang bukan karena makannya salah, tapi karena otak sudah dikondisikan bahwa kenyang itu = berlebihan, padahal belum tentu begitu.


---


💬 Tapi, simak ini baik-baik:


Kenyang itu bukan dosa. Kenyang itu kebutuhan tubuh.


Tubuh itu memang didesain untuk merasa kenyang setelah mendapat energi.

Kalau kamu makan dengan porsi wajar, makan makanan bergizi, dan tidak berlebihan — itu justru tanda kamu merawat tubuhmu.



---


🧠 Ada dua jenis kenyang:


✔ Kenyang nyaman (good fullness) masih bisa nafas lega, tidak begah

✖ Kenyang sampai sesak (overfull) ngantuk berat, perut keras, jadi malas bergerak


Selama kamu ada di kategori kenyang nyaman, itu benar dan sehat 😌



---


💡 Perasaan bersalah itu biasanya muncul karena:


🍽 Takut mengulang pengalaman “gagal diet”


🍽 Terlanjur membangun pikiran “makan itu harus sedikit”


🍽 Trauma karena ada komentar orang lain


🍽 Membandingkan diri dengan standar orang diet super ketat


🍽 Perfeksionisme: “kalau makan sedikit aja beres, kalau enggak berarti salah!”


Kalau iya merasa bersalah, itu wajar kok. Kamu manusia, bukan robot yang makan gram-graman tanpa rasa dan emosi.



---


**🍀 Pola makan yang sehat itu bukan lapar terus.


Diet yang baik adalah:


✨ Kamu makan

✨ Kamu kenyang

✨ Kamu punya energi buat aktivitas

✨ Kamu tidak merasa tersiksa

✨ Kamu bisa mempertahankan pola itu dalam jangka panjang


Kalau diet bikin kamu sedih, tegang, dan merasa bersalah setiap makan → itu bukan diet sehat lagi, itu beban mental.


---


💬 Coba tanamkan afirmasi sederhana ini:


> Aku makan untuk hidup, bukan hidup untuk menahan lapar.

Aku boleh kenyang, asalkan aku sadar dan memilih makanan yang baik.

Aku tidak lemah karena makan, aku merawat tubuhku agar tetap kuat.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Dan aku juga bilang ini ke diriku sendiri:

Aku sudah berusaha untuk sangat disiplin dan konsisten dalam mengatur pola makanku — itu luar biasa.

Jangan sampai hilang rasa bangga itu hanya karena aku merasa kenyang. 😊💛

5 komentar:

  1. Relate banget sih ini, diet memang soal berdamai dengan pikiran, bukan sekadar mengurangi porsi. :)
    semangaaat!

    BalasHapus
  2. Awak nggak diet Kak tapi makin ke sini makin sedikit makan karena dikit aja makan udah terasa kenyang. Kenapa ya Bisa gitu Kak

    BalasHapus
  3. Intinya, boleh kenyang kok asalkan jangan kenyang yang berlebihan sampai sesak napas kan yaaa. 😊

    BalasHapus
  4. Jadi ingat pedoman ahli gizi ya Kak, 3J (Jam makan, jumlah, dan Jenis), kaitannya ke makan dengan porsi wajar, makan makanan bergizi, dan tidak berlebihan. Baiknya itu memang kenyang fullness ya membahagiakan, jangan sampai overfull, malah menyiksa perut jd buncit deh. Thanks Kak Vivi.

    BalasHapus
  5. Well noted, aku juga lagi jaga makan nih, Kak..Secara BB naik terus mengikuti nambahnya usia hiks
    Sama, kadang saya merasa bersalah saat habis makan dan kenyang...duh bakal gagal nih rencana dietnya

    BalasHapus