Parenting Blogger Medan: Hati-hati nge-Post Foto Anak Kita di Medsos



Kita ni hidup di zaman yang emang udah biasa ngepost-ngepost kegiatan keseharian ke medsos; poto ulang tahun anak, lagi pake baju baru, lagi jalan-jalan, dan sebagainya.

Apakah foto anak kita tu jadi kenangan indah untuk si anak, atau malah akan menyakiti perasaannya?
atau yang lebih parah lagi, bisa jadi si anak malah jadi 'mangsa' para penjahat.

Sebaiknya sih menyimpan kenangan di album foto keluarga saja, ketimbang dilihat oleh jutaan orang, menurut saya loh...
Terutama foto-foto seperti yang akan saya jabarkan di bawah ini:
Cekidot:

1. Foto saat mandi

Foto anak ketika ia telanjang, terutama saat bagian privat tubuhnya terlihat, sebaiknya ini tidak dikonsumsi publik ya parents.
Salah-salah nanti foto itu jatuh ke tangan orang yang salah dan malah fotonya disalahgunakan, anak kita bisa jadi target para pelaku pornografi dan pedofil.
Dan juga foto anak yang sedang ganti popok atau sedang menyelesaikan urusannya di toilet, jangan di post.

2. Foto yang memuat detail pribadi

Terkadang kita sebagai orangtua tanpa sadar ngepost raport anak kita, nilai ujiannya, atau prestasi lainnya yang membanggakan. Hati-hati parents, kita gak tau kalau info-info ini bisa disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk tujuan yang salah.
Lindungi anak-anak kita dengan tidak membagi nama lengkap, alamat, sekolahnya, rutinitas mereka di medsos.
Kalau memang masih ingin juga ngepost foto anak kita, kita bisa menutup atau menyamarkan nama sekolah atau informasi pribadi lainnya.

3. Foto yang mempermalukan anak.

Jika kita rasa foto yang akan kita post akan mempermalukan anak, kini ataupun dimasa depan nanti, jangan dipost!
Konsekuensinya bisa berakibat jangka pendek dan juga jangka panjang.
Sekarang mungkin dia masih kecil, dan masih dianggap lucu, dan tidak memalukan.
Tapi ketika dia beranjak dewasa, hal tersebut bisa mempermalukan dirinya.
Hal terburuk yang bisa saja terjadi adalah bikin anak depresi!

4. Foto yang berpotensi menjadi umpan bullying.

Mungkin kelihatannya foto tersebut biasa aja dan gak terlalu berpengaruh pada kehidupan sosial anak kita. Tapi terkadang ada caption tertentu yang akan memperlihatkan kelemahan / kekurangan si anak.
Misalnya nih: panggilan-panggilan konyol si anak, foto anak yang sedang ketakutan terhadap sesuatu, yang bisa jadi bahan ejekan temen-temennya ke anak kita.
Gak mau kan anak kita diejek temen-temennya, apalagi gegara kita yang mengumumkannya di sosmed,

5. Foto kelompok.

Atau foto anak kita dengan anak-anak lainnya yang ternyata foto tersebut tidak disetujui beredar oleh orang tua dari anak-anak yang lain yang ikut terfoto.
Jadi, sebelum mengekspos, atau ngetag foto tersebut ke anak atau ortu anak-anak yang ada di poto tersebut, minta izin dulu ke ortu temen-temen anak kita.
Kalau mereka tidak keberatan, baru lah kita boleh ngepost poto tersebut ke sosmed.
Banyak orang tua yang tidak suka mengekspos poto anak-anaknya ke sosmed, termasuk saya salah satunya. So, hormatilah prinsip dari para ortu tersebut.

Saran saya, pastikan untuk tidak mengekspos terlalu banyak informasi pribadi anak kita yang berkemungkinan akan merusak privasi mereka di kemudian hari.
Atau yang lebih buruk lagi, gegara ini keselamatan mereka jadi terancam... hiii syeremmm..

Poin-poin di atas mudah-mudahan bisa dijadikan refernsi kita yah... Semoga bermanfaat

Salam




Sumber: Chai's Play App

Post a Comment

Made with by LinRaNa Mom | Distributed by LinRaNa Mom Templates