Parenting Blogger Medan: The Power of Bisik



Assalammualaikum wr wb

Apa kabar semua? Kurang dari seminggu lagi bulan Ramadhan akan berakhir. Sudah maksimalkah semua ibadah kita di bulan ini? Kok saya berasa kurang maksimal ya… dan sedih karena Ramadhan akan segera berakhir.

Selain Ramadhan yang akan segera berakhir, otomatis tantangan 30 hari menulis dari Blogger Sumut Community ini pun juga akan berakhir. Walaupun nulisnya sering rapelan, karena masalah domestic di rumah, seperti hari ini, setiap dua menit sekali si bungsu ngajakin hompimpah, atau kalo gak, maen mobilan tapi ngelewati kepala emaknya, tangan, badan, sebagai jalanan si mobil.
Emak bisa apa?
Mau marah, selain lagi puasa, pan ndak baik bentak-bentak anak atau bersuara keras ke anak. Karena kalo kita bersuara keras ke anak, maka buyarlah ribuan sel-sel yang sedang bertumbuh di otak anak, yang mana fungsi sel-sel ini adalah untuk tumbuh kembang kecerdasan anak. Jika sel-sel ini buyar, maka sel-sel tersebut akan mengulang lagi dari awal, kikira begitulah penjelasan ala saya. CMIIW ya…

Adakah cara agar kita gak bentak-bentak anak atau bersuara keras ke anak kita?

Ada !

Gimana ?

Dengan bisik. The power of Bisik.

Saya membaca tentang the power of bisik ini di laman fanpagenya Ayah Edy, seorang praktisi homeschooling dan parenting. Dan sebenernya lagi, pembahasan ini sudah pernah saya tulis di blog lama saya. Tapi entah kenapa saya pengen menuliskannya lagi di blog ini.

Ok kita lanjut ya..

Jadi begini, jika kita merasa marah sama anak kita, dan rasanya pengen ngomel-ngomel tak tertahankan. Maka segera ingat untuk pake the power of bisik ini.
Silahkan mengomel ke anak, tapi……… dilarang dengan suara yang keras. Kita ngomel dengan suara kecil, alias berbisik. Bisikkanlah omelan kita itu ke anak.

Hehehehe apakah saya sudah mempraktekkannya?

Sudah. Dan bekerja loh…

Anak saya mendengarkannya dan paham apa maksud bisikan omelan saya itu, dan saya juga lega karena gak bentak-bentak atau bersuara keras.
Tapi…. Yang susahnya itu mengingat untuk berbisik. Karena kan lagi emosi kan ya, jadinya ya seringnya kelepasan. Lupa untuk menerapkan bisik-bisik ini. Dah terlanjur bersuara keras, baru inget.

Ya tapi ndak papa ya parents, namanya kita juga lagi  belajar. Jika kelepasan bersuara keras, segera istighfar dan minta maaf sama anak.

Teruslah berusaha ya parents, demi anak gitu loh…
Biar cerdas dan tambah cerdas.

Semoga anak-anak kita menjadi anak-anak yang soleh.

Demikian
Salam

Post a Comment

Made with by LinRaNa Mom | Distributed by LinRaNa Mom Templates